Harga Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu/Kg, Pedagang Tangerang Menjerit Omzet Anjlok

9 January 2026 21:18

Tangerang: Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, mengeluhkan kenaikan harga daging sapi dari Rp125 ribu per kilogram (kg), menjadi Rp140 ribu per kg. Kenaikan harga ini membuat omzet mereka anjlok.

Menurut para pedagan, kenaikan ini sudah berlangsung selama satu pekan terakhir. Para pedagang hanya bisa gigit jari melihat menurunnya daya beli masyarakat.

TB Haris, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Anyar, misalnya, menceritakan omzetnya yang menurun drastis. Jika sebelumnya ia mampu meraup sekitar Rp120 juta per hari, kini pendapatannya turun menjadi sekitar Rp80 juta.

Menurut Haris, pelanggan utamanya, seperti pedagang bakso dan usaha kuliner, terpaksa mengurangi jumlah pembelian. Dari yang semula membeli 10 kg daging sapi, kini hanya mampu membeli sekitar 7 kg. Kondisi ini membuat stok daging di lapak pedagang masih banyak tersisa.

Kenaikan sudah dirasakan sejak dari tingkat pemasok. Mulai dari jagal hingga feedlot dan perusahaan penyedia sapi. Mereka mengaku berada di posisi sulit, karena jika harga jual diturunkan, pedagang justru akan merugi.
 



“Kalau dijual di bawah harga sekarang, kami rugi. Tapi kalau dijual Rp140 ribu, pembeli juga banyak yang tidak sanggup,” ujar Haris, dalam program Metro Siang Metro TV, Jumat, 9 Januari 2026.

Para pedagang pun berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga daging sapi di pasaran. Selain itu, pedagang menyatakan siap mengikuti langkah bersama, termasuk mogok dagang, apabila ada instruksi dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI).

Kenaikan harga daging sapi ini dikhawatirkan terus menekan daya beli masyarakat apabila tidak segera diantisipasi. Terutama bagi pelaku usaha kecil yang bergantung pada bahan baku daging sapi.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)