Diprotes Emak-emak, Proyek Pembangunan Tanggul dan Jalan di Makassar Dihentikan Sementara

8 January 2026 13:08

Makassar: Komisi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung menggelar rapat dengar pendapat (RDP) merespons penghadangan alat berat dalam proyek pembangunan tanggul dan Jalan Inspeksi Sungai Tallo, di Makassar. Hasil rapat menyepakati rekomendasi penghentian sementara proyek pembangunan.

RDP digelar di kantor sementara DPRD Sulsel. Rapat menghadirkan pihak yang mengaku sebagai ahli waris Baraka bin Pato, serta perwakilan instansi terkait guna mendengarkan penjelasan dari berbagai pihak.

DPRD Sulsel meminta agar dilakukan peninjauan ulang, khususnya terkait keabsahan lahan yang digunakan dalam proyek senilai Rp16,8 miliar tersebut. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.
 



Tidak hanya itu, DPRD Sulsel menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan lahan secara transparan dan adil sebelum proyek dilanjutkan. Pemerintah daerah juga diminta memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum, serta tidak mengabaikan hak-hak warga yang terdampak.

Sebelumnya,  aksi seorang ibu yang menghadang alat berat dalam proyek pembangunan tanggul dan Jalan Inspeksi Sungai Tallo di Makassar menjadi sorotan publik, setelah aksinya menjadi viral di media sosial (medsos). Dalam rekaman, ibu tersebut tampak berteriak meminta alat berat dihentikan, karena mengklaim tanah yang digunakan dalam proyek merupakan milik keluarganya.

Warga yang melakukan protes mengaku sebagai ahli waris atas lahan seluas 1.065 meter persegi yang saat ini masuk dalam area proyek pembangunan. Mereka menilai pengerjaan proyek tersebut dilakukan tanpa penyelesaian hak atas tanah, sehingga dianggap sebagai perampasan lahan. Aksi penghadangan tersebut sempat menghentikan sementara aktivitas konstruksi di lokasi.




(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)