12 June 2023 12:44
Peta persaingan untuk mendapatkan tiket pengusungan oleh partai politik sebagai bakal capres dan cawapres dalam Pilpres 2024 masih dinamis. Sejatinya, posisi bakal cawapres diharapkan dapat menggenapi sosok capres yang didampingi.
Namun hingga kini, belum ada satu capres pun yang mengumumkan nama pendampingnya. Sejumlah nama pun berpeluang menjadi orang nomor dua di republik ini.
Setidaknya, ada sejumlah nama besar disebut-sebut berpeluang menjadi bakal cawapres berdasarkan hasil data survei. Sosok yang paling banyak disebut namanya yakni Erick Thohir, Ridwan Kamil, Mahfud MD, Sandiaga Uno, dan Agus Harimurti Yudhoyono.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir berada di puncak teratas sebesar 15,5 %, disusul Ridwan Kamil 15,4%, Mahfud ND 13,4?n Sandiaga Uno 13,1%.
Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga merilis hasil survei elektabilitas cawapres untuk Pilpres 2024. Survei yang dilakukan pada 12-17 April 2023 ini menempatkan nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di posisi pertama dengan 19,5%. Disusul nama Sandiaga Uno 14,4%, AHY 11,6?n Erick Thohir 10,5%.
Terakhir, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada 29 April hingga 10 Mei 2023, menunjukkan nama Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil merupakan figur dengan eletabilitas tertinggi. Sandiaga Uno sebesar 11,9%, dan Ridwan Kamil 9,3%.
Nama bakal capres Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dinilai juga layak menjadi cawapres dengan hasil survei, untuk Ganjar sebesar 5,3?n Anies Baswedan 4,8%.
Di luar nama-nama tersebut, sebenarnya terbuka kesempatan bagi figur-figur lain sebagai bakal cawapres alternatif. Hal ini menjadi penting, mengingat saat ini mauver penentuan bakal cawapres begitu terbuka dan sangat berpotensi mengubah peta politik yang ada.