Mendagri Tito: Pembangunan Huntara Korban Bencana Sumatra Capai 50 Persen

18 February 2026 22:32

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Satgas Percepatan Pembangunan Perumahan (Kasatgas PPR), Tito Karnavian, memaparkan perkembangan terbaru penanganan pascabencana di wilayah Sumatra. Fokus utama pemulihan infrastruktur permukiman ini mencakup pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) di tiga provinsi terdampak parah, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Tito mengungkapkan, dari total usulan sebanyak bencanaunit Huntara, realisasi pembangunan saat ini telah mencapai 8.290 unit atau sekitar 50 persen. Pembangunan ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Danantara, BNPB, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Secara rinci, Tito menjelaskan progres di masing-masing provinsi:

  1. Aceh: Dari rencana 14.967 unit, telah terbangun 6.676 unit.
  2. Sumatra Utara: Dari rencana 993 unit, telah terbangun 893 unit.
  3. Sumatra Barat: Dari rencana 728 unit, telah terbangun 721 unit.
"Jadi total rencana 16.688, yang sudah terbangun 8.290," tegas Tito.
 
Baca juga:
DPR Dorong Pemulihan Pascabencana Sumatra Rampung Sebelum Lebaran 2026

Sementara itu, untuk progres Hunian Tetap (Huntap), pemerintah mencatat dari 16.329 usulan yang masuk, baru 1.254 unit yang telah selesai dibangun.

Untuk mengatasi kesenjangan waktu pembangunan rumah tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami rusak berat, pemerintah mengandalkan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH). Dana ini diberikan agar warga dapat menyewa tempat tinggal atau menumpang di rumah kerabat dengan layak.

Realisasi penyaluran DTH tercatat sangat tinggi, yakni Aceh mencapai 94%, Sumut 99%, dan Sumbar 97%.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)