1 February 2026 19:56
Setelah menuntaskan misi perdamaian selama lebih dari satu tahun di perairan Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 akhirnya kembali ke Indonesia. Kapal perang jenis korvet kebanggaan TNI Angkatan Laut ini tiba dan bersandar di Jakarta sebelum melanjutkan pelayaran menuju pangkalan utamanya di Surabaya, Jawa Timur.
KRI SIM-367 tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di bawah komando Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah.
Dalam misi yang berlangsung selama 14 bulan ini, KRI SIM-367 membawa 120 prajurit, yang terdiri dari 105 awak KRI dan 15 personel pendukung (termasuk penerbang, dokter, dan Kopaska). Selama beroperasi di Laut Mediterania (Laut Tengah), pasukan Garuda ini telah melaksanakan 33 aksi on task, di mana 70 persen di antaranya merupakan patroli laut intensif, serta menjalankan misi diplomasi angkatan laut (naval diplomacy).
Baca Juga :
Apresiasi KSAL
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, menyambut langsung kedatangan para prajurit. Ia memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan profesionalisme seluruh personel yang berhasil menuntaskan misi tanpa insiden.
"KRI Sultan Iskandar Muda ini bertugas selama 14 bulan atau 1 tahun lebih 2 bulan melaksanakan misi perdamaian maritim, menjaga perairan di Mediterranean dan di sekitar Lebanon. Alhamdulillah, tugas berjalan aman dan lancar hingga kembali ke pangkalan," ujar Laksamana Muhammad Ali di Jakarta.
Keberhasilan KRI SIM-367 kembali dengan selamat menjadi catatan prestasi tersendiri, mengingat situasi keamanan di wilayah Lebanon dan Laut Tengah yang kerap bergejolak.