3 September 2026 17:31
Menjawab tantangan keterbatasan lahan, khususnya di kawasan padat penduduk, pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah mengkaji sejumlah skema baru pembangunan hunian. Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengungkapkan fokus kajian ini meliputi pembangunan hunian di atas kawasan pasar hingga hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik atau Transit Oriented Development (TOD).
"Kami diminta melakukan terobosan. Ada usul-usul yang saya tampung, bagaimana nanti TOD, bagaimana kemungkinannya (hunian) di atas pasar. Tentu semua ini tidak boleh melanggar aturan lingkungan," kata Menteri PKP, Maruarar Sirait, dikutip dari tayangan Zona Bisnis, Metro TV, Kamis, 3 September 2026.
Salah satu ide terobosan yang sedang digodok adalah pemanfaatan tanah negara di kawasan padat. Maruarar memberikan gambaran skema di mana pemerintah akan membangun rumah susun (rusun) terlebih dahulu di satu titik lahan negara sebagai tempat transit.
"Ini baru ide; misalnya di kawasan padat yang merupakan tanah negara, dibangunkan rusun dulu, nanti warga dipindahkan ke sana, baru sisanya dibangun (dikembangkan). Kira-kira begitu," jelasnya.