31 December 2025 16:24
Polres Bener Meriah, Aceh bersama Brimob Polda Aceh dan tenaga medis Puskesmas Pante Raya menggelar bakti kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri dalam membantu warga yang terisolasi akibat akses jalan yang terputus.
Tim gabungan mendatangi Desa Jadi Sepakat, Kecamatan Wih Pesam, salah satu wilayah yang sulit dijangkau karena jalan menuju lokasi hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Medan ekstrem dan jembatan yang terputus membuat proses penyaluran bantuan harus dilakukan dengan upaya ekstra.
Meski demikian, Polri memastikan layanan kesehatan tetap diberikan langsung dari rumah ke rumah dan memastikan kondisi warga yang terdampak tetap terpantau serta memperoleh perawatan yang dibutuhkan. Hal ini menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat pada masa-masa sulit.
Tak hanya pengobatan, Polri juga memberikan trauma healing bagi anak-anak yang telah lebih dari sebulan hidup dalam tekanan pascabencana. Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, berharap kegiatan ini dapat memulihkan semangat para anak dan membantu mereka bangkit dari pengalaman traumatis.
“Hari ini kita melaksanakan pelayanan kesehatan sekaligus trauma healing kepada adik-adik yang terdampak musibah. Kami juga membawa bantuan bagi masyarakat yang sangat membutuhkan,” ujar AKBP Aris dalam Metro Siang, Metro TV, pada Rabu, 31 Desember 2025.
Selain layanan kesehatan dan pemulihan psikologis, Polri turut menyalurkan bantuan sosial berupa beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan makanan siap saji untuk meringankan beban warga. Kapolres menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sudah berulang kali dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri untuk selalu hadir dalam masyarakat. Polri juga terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, hingga kelompok pemuda untuk membantu warga di tengah kesulitan pascabencana yang masih berlangsung.