16 March 2026 20:15
Jakarta: Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, denyut nadi arus mudik di sepanjang Tol Trans Jawa mulai terasa berdetak kencang. Volume kendaraan yang melintasi titik-titik krusial seperti Cikatama, Cileunyi, hingga Kalikangkung terpantau mengalami peningkatan yang signifikan.
Di gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), arus lalu lintas masih mengalir relatif lancar meski rombongan mobil pribadi dan bus mulai memadati lajur. Guna mengantisipasi penumpukan antrean, pihak Jasa Marga mengambil langkah taktis dengan mengoperasikan empat gardu tambahan, menggenapkan total gardu menjadi 19 unit.
Persiapan matang ini dilakukan jelang puncak arus mudik yang diprediksi jatuh pada 18 Maret 2026 mendatang. Pada tanggal krusial tersebut, lonjakan pergerakan kendaraan diperkirakan bisa meroket tajam hingga menyentuh angka 300 persen.
Pihak Jasa Marga juga terus berkoordinasi intensif dengan kepolisian untuk menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas darurat. Skema rekayasa seperti lawan arus (contraflow) hingga sistem satu arah (one way) siap diterapkan sewaktu-waktu demi menjamin kelancaran perjalanan masyarakat.
| Baca Juga: Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta-Jawa |