28 January 2026 19:41
Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan menembus angka USD5.100 per troy ounce. Lonjakan tajam ini memukul keras industri perhiasan di Pakistan, di mana tradisi pernikahan kini terancam akibat meroketnya harga logam mulia tersebut.
Di Pasar Karachi, kilau emas kini terasa redup bagi para calon pembeli. Perhiasan yang biasanya menjadi kewajiban bagi pengantin wanita, kini hampir tak terjangkau.
Setelah harga emas global menyentuh USD5.100 per troy ounce pada 26 Januari 2026, harga 12,5 gram emas di Pakistan dilaporkan melonjak lebih dari 10.000 Rupee dalam waktu singkat.
Para analis menyebut ketidakpastian tarif dagang Amerika Serikat (AS) dan melemahnya ekonomi global membuat investor beralih ke emas sebagai aset aman atau safe haven. Dampaknya, harga emas lokal terus mengikuti pergerakan internasional hingga mencapai 532.000 Rupee per troy ounce untuk emas 24 karat.
Kondisi ini membuat para pengrajin emas dan pedagang berada di titik terendah. Meski saat ini merupakan musim pernikahan di Pakistan, pesanan perhiasan justru merosot tajam karena konsumen memilih menunggu harga kembali turun.
Bagi masyarakat Pakistan, emas tak hanya menjadi perhiasan, tetapi juga simbol keamanan finansial dan kemandirian perempuan setelah menikah. Dengan harga yang kini jauh di luar jangkauan masyarakat biasa, banyak keluarga khawatir masa depan anak perempuan mereka akan terdampak karena tak lagi mampu memberikan mahar emas yang layak.
(Nada Nisrina)