15 May 2026 23:34
Perusahaan energi atom milik pemerintah Rusia, Rosatom, menawarkan kerja sama pengembangan energi nuklir kepada Pemerintah Indonesia. Penawaran ini disampaikan melalui serangkaian pertemuan tingkat tinggi yang dilakukan oleh delegasi Rosatom di Jakarta pada pertengahan Mei 2026.
Setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, delegasi Rosatom melanjutkan kunjungan ke Gedung DPD RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut, Rosatom memaparkan berbagai teknologi mutakhir yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan energi negara kepulauan seperti Indonesia.
Salah satu poin utama dalam tawaran tersebut adalah pengembangan reaktor modular kecil (SMR) dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terapung. Pihak Rosatom menilai bahwa PLTN terapung merupakan solusi yang sangat relevan untuk menyuplai listrik ke daerah-daerah terpencil dan wilayah Indonesia yang sulit dijangkau.
Selain penyediaan infrastruktur fisik, lingkup kerja sama yang ditawarkan mencakup:
| Baca juga: KTT ASEAN 2026 Sepakati Langkah Strategis Hadapi Krisis Energi |