15 October 2026 18:36
Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) masih dalam status sangat berbahaya. Melansir dari website resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara tercatat berada di angka 1.600.
Angka tersebut naik sebanyak empat kali lipat dari status berbahaya. Sementara indeks pencemaran udara yang masih aman dihirup oleh tubuh manusia berada pada angka 300.
"Jika kita berbicara terkait dengan indeks dari pencemaran udara, 300 merupakan batas terakhir udara aman untuk dihirup oleh manusia, dan setelah dari angka 300 itu menunjukkan udara dalam kondisi berbahaya untuk dihirup," ujar Jurnalis Metro TV, Joy Jones, dikutip dari tayangan Metro Hari ini, Kamis, 15 Oktober 2026.
Joy menyebut kondisi tersebut dibarengi dengan jarak pandang yang kurang dari 100 meter. Situasi tersebut menyebabkan langit Kota Palangka Raya berwana kuning pekat akibat pekatnya asap di udara dan kondisi tersebut telah terjadi selama kurang lebih tiga bulan.
"Langitnya kuning pekat. Sinar matahari tidak ada sama sekali yang bisa menembus dari asap yang ada. Dan situasi ini sudah bertahan selama lebih dari 3 bulan," kata Joy.