Dampak Karhutla, Kasus ISPA di Kepahiang Melonjak 75 Persen

14 October 2026 18:50

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 75 persen di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.

Dikutip dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang mencatat bahwa lonjakan kasus ISPA dipicu oleh kondisi udara yang kering, berdebu, dan tercemar kabut asap karhutla. Paparan polusi udara ini secara langsung meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan warga.

Dari data kasus yang ditemukan, kelompok anak-anak dan warga lanjut usia (lansia) menjadi korban yang paling banyak terdampak. Guna mengantisipasi bertambahnya jumlah penderita, Dinas Kesehatan setempat mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya saat kondisi udara memburuk.
 



Posko Kesehatan Gratis 24 Jam di Sumatra Selatan

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Sumatra Selatan menyiapkan posko pelayanan kesehatan gratis yang bersiaga 24 jam penuh bagi warga yang terdampak dampaknya.

Posko ISPA tersebut didirikan di sejumlah lokasi strategis guna mempermudah pertolongan medis, salah satunya di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang. Selain itu, pemeriksaan gratis juga disiagakan di seluruh fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit di wilayah Sumatera Selatan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X