Polisi Pastikan Tak Ada Bom di Ledakan Pasar Cimanggis

16 October 2026 00:10

Kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti ledakan di sebuah ruko penyimpanan kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026 malam tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kedua, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti penting, meliputi tabung gas etilen, potongan selang, dan komponen dinamo. Temuan sementara mengindikasikan bahwa pusat ledakan diduga kuat berasal dari ruang pematangan pisang.

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti ledakan belum dapat disimpulkan secara final. Penyidik saat ini fokus memeriksa kelayakan instalasi listrik, kondisi dinamo, serta berupaya menemukan regulator gas yang diduga berada di area pusat ledakan.
 



Guna menelusuri kronologi kejadian secara presisi, tim penyidik mengamankan sebanyak 18 unit kamera pengawas (CCTV) beserta rekorder (decoder), termasuk kamera yang berada di dalam bangunan. Di sisi lain, tim Unit Penjinak Bom (Jibom) yang dikerahkan ke lokasi memastikan tidak menemukan adanya bom maupun bahan peledak lainnya.

"Hari ini olah TKP yang kedua, kami mengumpulkan beberapa CCTV di beberapa sudut, termasuk di lokasi, termasuk dekodernya ya. Yang kedua, sementara hasil dari rekan-rekan unit Jibom yang melakukan sterilisasi, sementara tidak ditemukan barang berupa bom atau handak. Tentunya ini masih akan kami dalami," jelas Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Imron Ermawan, dikutip dari Top News, Metro TV, Kamis 15 Oktober 2026.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X