RSU Tangsel Rawat Lima Korban Ledakan Pasar Cimanggis

Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo menjengul korban ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat di RSU Tangsel. (Metrotvnews.com/ Hendrik)

RSU Tangsel Rawat Lima Korban Ledakan Pasar Cimanggis

Hendrik Simorangkir • 15 October 2026 16:33

Tangerang: Lima korban ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangsel. Dua di antaranya mengalami luka bakar berat.

"Korban yang datang tadi malam ada lima orang. Satu orang datang dengan kondisi sudah meninggal (dead on arrival). Satu orang akan pulang hari ini, sedangkan tiga orang lainnya masih dalam perawatan," ujar Humas RSU Tangsel, Lasdo, Kamis, 15 Oktober 2026.

Tiga pasien saat ini tengah menjalani operasi untuk menangani berbagai luka yang dialami. Dua di antaranya mengalami luka bakar berat dan perlu dirujuk ke rumah sakit lain.


"Yang satu dirawat sudah dioperasi, sekarang menunggu perawatan berikutnya, yang dua lagi karena kondisi medisnya perlu dirujuk karena luka-luka bakar yang berat, memerlukan burn unit sama kemungkinan kalau secara medis perlu penanganan dokter bedah plastik, mungkin, kondisi pasien terbaik. Yang satu alami luka bakar 82 persen dan yang satu lagi 58 persen grade 3," jelas Lasdo. 

Lasdo menjelaskan, dua pasien yang mengalami luka bakar berat tersebut saat ini menjalani perawatan intensif di ruang ICU. "Satu di ICU yang pasien 82 persen, dan yang pasien luka bakar 58 persen masih di IGD, karena ICUnya memang terbatas juga," kata Lasdo. 


Petugas gabungan dari BPBD Tangerang Selatan, kepolisian, dan TNI melakukan pencarian korban ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 14 Oktober 2026. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)


Menurut Lasdo, pihaknya tengah mencari rumah sakit lain yang bersedia menerima rujukan kedua pasien dengan luka bakar tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien yang dirawat tidak hanya berasal dari Tangerang Selatan, tetapi juga ada yang ber-KTP DKI Jakarta.

"Jadi enggak bisa ditentukan ke mana yang dapat langsung dikirim. Makanya, kita sedang menunggu, kalau usaha rujukan sudah berjalan, tinggal menunggu siapa yang bisa menerima. Begitu bisa, langsung diberangkatin," ungkap Lasdo. 

(Silvana Febiari)