Coach Chandra Paparkan Konsep 'Be a Maestro' dalam Kepemimpinan dan Penjualan

2 October 2026 23:04

Sales and Marketing Coach, Gregorius Chandra, memaparkan pentingnya pembaruan kepemimpinan (leadership) secara berkelanjutan yang diibaratkan seperti sistem operasi (operating system/OS) pada gawai pintar. Dalam program Meet Nite Live bertajuk Be a Maestro: The Leadership Series, ia juga menegaskan perubahan paradigma dalam dunia penjualan (sales), dari yang semula menganggap pelanggan sebagai raja menjadi mitra kerja.

Menurut Chandra, kepemimpinan bukanlah hal yang pasif, melainkan sebuah proses pembelajaran seumur hidup yang memerlukan pembaruan (update) dan peningkatan (upgrade) secara berkala. Ia menekankan bahwa sebelum seseorang memimpin tim atau organisasi, proses utama yang harus dilalui adalah memimpin diri sendiri (journey inside).

"Buat saya, leadership itu adalah sebuah OS atau operating system yang bikin disebut smartphone karena operating system-nya. Leadership adalah sebuah proses pembelajaran seumur hidup," ujar Chandra dalam gayangan Meet Nite Live Metro TV, Jumat, 2 Oktober 2026.

Ia menambahkan bahwa kendala terbesar dalam memimpin diri sendiri adalah mengatasi kecenderungan membuat alasan (excuse) dan merasa sebagai korban (playing victim. Melalui konsep Be a Maestro: The Leadership Series, Chandra menjelaskan bahwa tujuan utama kepemimpinan adalah menggali potensi terbaik (bring out the maestro) dari setiap anggota tim.

"Memimpin enggak dimulai dari orang lain, memimpin itu dimulai dari diri sendiri dan itu yang paling susah dipimpin," ungkap Chandra.

"The purpose of leadership, tujuan utamanya adalah how to bring out the maestro in every team member, karena sebenarnya setiap orang adalah maestro," lanjutnya.
 


Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menyoroti hubungan antara penjual dan pembeli. Ia menolak anggapan lama bahwa "Customer is King" (pelanggan adalah raja). Menurutnya, posisi pelanggan seharusnya didudukkan sebagai mitra (partner) untuk mencari akar masalah dan memberikan solusi.

“Customer enggak pernah king. Customer adalah partner. Tugas sales adalah menemani journey mencari akar masalah, karena jualan tidak pernah tentang produk dan jasa, jualan adalah tentang menawarkan solusi dari problem yang dia miliki," tegas Chandra.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X