25 Ribu Penari Meriahkan Pertunjukan Dug Dug Der Semarangan, Pecahkan Rekor LEPRID

11 August 2026 10:58

Semangat pelestarian budaya lokal mewarnai pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Semarang. Sebanyak 25.000 penari memadati kawasan Simpang Lima, dan berhasil memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) melalui pertunjukan tari Dug Dug Der Semarangan.

"Menciptakan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia, menari kurang lebih 25.000 peserta di Kota Semarang di Simpang Lima ini. Tujuannya tentunya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa budaya akan menyatukan kita secara keseluruhan." kata Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 11 Agustus 2026.

Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang berubah menjadi lautan merah putih pada Minggu pagi kemarin. Sebanyak 25.000 penari dari berbagai kalangan secara serentak membawakan tari Dug Dug Der Semarangan, tari kreasi baru yang terinspirasi dari tradisi Dugderan, salah satu warisan budaya khas Kota Semarang.
 



Para peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa, Aparatur Sipil Negara, komunitas, sanggar tari, hingga organisasi kemasyarakatan. Mereka tampil dengan busana bernuansa merah putih yang menambah semarak suasana. Penari perempuan mengenakan kebaya encim khas Semarang, sedangkan penari pria tampil dengan atasan putih, bawahan merah, dan ikat gagrak Semarang.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyatakan kegiatan ini menjadi bagian dari pembukaan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Semarang.

Pemkot Semarang juga akan mengisi peringatan kemerdekaan dengan berbagai program yang menyentuh masyarakat. Mulai dari kegiatan berbagai diskon layanan publik hingga layanan gratis BRT Trans Semarang. Agustina menilai keterlibatan ribuan pelajar menjadi sarana efektif untuk mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda sejak dini, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya nusantara.

"Peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia di Kota Semarang, kami mencanangkan ada berbagai macam acara dan kegiatan. Salah satunya adalah berbagi, kemudian ada beberapa diskon di pelayanan, kemudian ada gratis di BRT, ada macam-macam nanti tunggu aja. Dan harus melihat kanalnya Kota Semarang. Mungkin ikonnya adalah budaya." ucap Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X