2 September 2026 10:59
Kathmandu: Pemerintah Nepal melakukan pemakaman sementara terhadap puluhan jenazah korban banjir yang belum teridentifikasi. Langkah tersebut dilakukan karena proses identifikasi korban masih berlangsung.
Petugas dari rumah sakit dan kepolisian Nepal bekerja di tengah hujan deras pada Selasa waktu setempat untuk memakamkan jenazah di kawasan dekat hutan di Kathmandu.
Lokasi pemakaman dijaga dengan kawat berduri. Jenazah yang belum diketahui identitasnya ditempatkan di makam sementara yang ditandai dengan nomor berwarna biru.
Pihak berwenang menyimpan sampel DNA, mengambil foto ciri-ciri wajah, serta mencatat berbagai informasi identifikasi lainnya. Setiap jenazah juga diberikan nomor referensi untuk memudahkan proses identifikasi dan pengambilan oleh keluarga di kemudian hari.
Kepala Distrik Kathmandu Eshwor Poudel mengatakan sebanyak 85 jenazah telah dibawa ke lokasi tersebut. Sebagian proses pemakaman semi-resmi juga telah dilakukan sesuai protokol yang berlaku.
"Ini belum lengkap, sesuai dengan protokol internasional dan pedoman prosedur nasional yang ditetapkan untuk jenazah tak dikenal," ujar Eshwor dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu 2 September 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Nepal mencatat sebanyak 1.003 orang tewas dan 3.916 orang masih hilang akibat bencana banjir. Dari jumlah tersebut, sebanyak 583 warga negara asing dilaporkan hilang.
Sementara itu, otoritas Tiongkok melaporkan 16 orang tewas dan 546 orang hilang di wilayahnya. Sebanyak 261 warga negara asing termasuk dalam daftar orang hilang tersebut.