1 September 2026 15:35
Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi, dengan melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter ke udara. Akibat aktivitas ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Karo terpapar hujan abu tebal yang mengganggu aktivitas warga.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Panca Prayoga, menyatakan bahwa peningkatan aktivitas mulai terekam sejak pukul 10.17 WIB. Semburan abu terpantau tebal dan bergerak condong ke arah timur dan tenggara.
Menyusul peningkatan aktivitas tersebut, pihak berwenang kini menetapkan status Gunung Sinabung pada Level 3 (Siaga). Pemerintah juga menetapkan zona merah atau larangan masuk dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung, serta perluasan hingga 6 kilometer untuk sektor selatan-tenggara.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Pasalnya, abu vulkanik yang sangat tebal berpotensi tinggi menyebabkan gangguan saluran pernapasan.