Pemkab Karo Siagakan 4 Posko Darurat Antisipasi Erupsi Sinabung

Forkopimda Karo menggelar apel siaga bencana di Lapangan Bola Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa. ANTARA/AdeFriadi

Pemkab Karo Siagakan 4 Posko Darurat Antisipasi Erupsi Sinabung

Whisnu Mardiansyah • 1 September 2026 14:40

Karo: Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo, Sumatra Utara, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung yang mengalami peningkatan aktivitas vulkanik. Personel dan empat posko disiagakan sebagai pusat koordinasi penanganan kondisi darurat.

Komandan Kodim 0205/Karo Letkol Inf Robert Panjaitan selaku Ketua Satuan Tugas Darurat Bencana menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan akibat aktivitas Gunung Sinabung. Kesiapan tersebut meliputi personel, sarana dan prasarana, jalur evakuasi, serta koordinasi antarlembaga.

"Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Sinabung. Seluruh unsur harus mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus memperkuat koordinasi di lapangan," ujarnya, seperti dilansir Antara, Selasa, 1 September 2026.

Robert mengatakan kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini dan tidak hanya saat erupsi terjadi. Dengan persiapan tersebut, setiap perubahan aktivitas gunung api dapat direspons secara cepat dan terkoordinasi.

Sebagai bagian dari upaya antisipasi, Forkopimda Kabupaten Karo menyiapkan empat posko siaga. Posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi dalam menghadapi kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Sinabung.
 


Empat posko yang disiapkan terdiri atas Pos Siaga Terpadu di Kantor Koramil Kecamatan Simpang Empat, Posko 1 di Desa Kuta Gugung, Posko 2 di Simpang Tiga Kicat, dan Posko 3 di Desa Payung.

Posko tersebut berfungsi mendukung pemantauan situasi, koordinasi personel, pelayanan kepada masyarakat, hingga pelaksanaan evakuasi apabila kondisi mengharuskan warga mengungsi. Selain menyiapkan posko, seluruh unsur terkait diminta memastikan kesiapan peralatan, kendaraan, personel, jalur evakuasi, serta kebutuhan pendukung lainnya.

Di tengah peningkatan aktivitas Gunung Sinabung, Pemerintah Kabupaten Karo mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta mengikuti informasi serta arahan dari pemerintah dan instansi berwenang.


Warga terdampak erupsi Gunung Sinabung diimbau menggunakan masker. (Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Karo)


Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah munculnya kepanikan di tengah kondisi yang berkembang. Informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Sinabung akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah dan instansi terkait.

Melalui apel siaga tersebut, Forkopimda Kabupaten Karo menegaskan kesiapan seluruh unsur dalam memperkuat mitigasi dan respons bencana. Upaya tersebut diarahkan untuk meminimalkan risiko serta dampak yang dapat ditimbulkan aktivitas Gunung Sinabung.

(Whisnu M)