Satuan Brimob Kepolisian Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyiapkan dapur lapangan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). ANTARA/HO-Brimob Polda Sumatera Utara.
Polda Sumut Siapkan Dapur Lapangan untuk Warga Terdampak Erupsi Sinabung
Whisnu Mardiansyah • 1 September 2026 11:29
Medan: Satuan Brimob Polda Sumatra Utara menyiapkan dapur lapangan untuk mendukung kebutuhan warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.
Lima unit kendaraan operasional untuk mendukung dapur lapangan dan sarana pendukung lainnya dikerahkan ke posko di SDN 040408 Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol M Rendra Salipu mengatakan seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung masyarakat apabila sewaktu-waktu diperlukan selama penanganan erupsi Gunung Sinabung.
"Seluruh sarana disiapkan agar dapat segera digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam mendukung masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung," ujar Rendra dalam keterangan diterima di Medan, seperti dilansir Antara, Selasa, 1 September 2026.
Menurut Rendra, setiap kendaraan memiliki fungsi masing-masing dan dipersiapkan untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Persiapan fasilitas tersebut dipimpin Kasubsi Bekum Logistik Satuan Brimob Polda Sumut Iptu Mulyadi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dapat segera dioperasikan ketika dibutuhkan.
"Kehadiran dapur lapangan itu menjadi bagian dari kesiapan kami untuk bergerak cepat, memastikan dukungan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Warga Dua Desa Dievakuasi
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Karo melakukan evakuasi terhadap warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Payung, Kecamatan Payung.
Evakuasi dilakukan setelah status Gunung Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Senin, 31 Agustus 2026.
Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi atas peningkatan aktivitas vulkanik serta perluasan zona bahaya Gunung Sinabung berdasarkan rekomendasi Badan Geologi.

Warga terdampak erupsi Gunung Sinabung diimbau menggunakan masker. (Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Karo)
Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting mengatakan keputusan evakuasi dibahas dalam rapat kesiapsiagaan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kabanjahe.
"Untuk Desa Kuta Tengah, warga akan diarahkan ke lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd dan KDMP. Sedangkan masyarakat Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang," katanya.
Pemkab Karo bersama unsur terkait menyiapkan lokasi penampungan bagi warga yang dievakuasi. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung dan perubahan status gunung api menjadi Level III (Siaga).
Kesiapan dapur lapangan Satuan Brimob Polda Sumut menjadi bagian dari dukungan pelayanan bagi masyarakat selama penanganan dampak erupsi Gunung Sinabung.