Penampakan Gunung Sinabung pada Selasa (1/9/2026) dini hari pukul 1.45 wib yang masih mengeluarkan semburan abu vulkanik. Foto ini diambil dari Simpang Ojolali, Simpang Empat, Karo. ANTARA/AdeFriadi
Sinabung Naik Status Siaga, Warga di Zona Bahaya Diminta Tetap Tenang
Whisnu Mardiansyah • 1 September 2026 09:54
Karo: Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatra Utara, meminta masyarakat yang berada di zona bahaya Gunung Sinabung tetap tenang dan tidak panik menyusul peningkatan status gunung api tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Masyarakat juga diminta mematuhi seluruh arahan petugas serta mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi akibat peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting mengatakan langkah kesiapsiagaan dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kabanjahe, Selasa, 1 September 2026.
“Untuk Desa Kuta Tengah, warga akan diarahkan ke lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd dan KDMP. Sedangkan masyarakat Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang,” kata Kurnia di Kabupaten Karo, Selasa, 1 September 2026.
Pemkab Karo menyiapkan langkah evakuasi bagi warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Payung, Kecamatan Payung. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik dan perluasan zona bahaya Gunung Sinabung berdasarkan rekomendasi Badan Geologi.
Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan unsur terkait telah menyiapkan lokasi pengungsian, pos terpadu, serta personel untuk mendukung proses evakuasi.
Pos terpadu ditempatkan di Kantor Koramil Simpang Empat. Pos tambahan juga disiapkan di Simpang Tigakicat untuk mendukung penanganan warga Desa Kuta Tengah dan di Kantor Camat Payung untuk masyarakat Desa Payung.

Warga terdampak erupsi Gunung Sinabung diimbau menggunakan masker. (Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Karo)
Pemkab Karo bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Koordinasi juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi gunung api.
Pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat di zona bahaya untuk tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti arahan petugas. Warga juga diminta mempersiapkan diri jika harus melakukan evakuasi sewaktu-waktu demi keselamatan. Status Gunung Sinabung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Senin, 31 Agustus 2026.