Indonesia Menuju Pusat Kepemimpinan Halal Global

22 January 2026 13:34

Indonesia menegaskan langkah besar untuk naik kelas dalam industri halal dunia, dari sekedar pasar dan sertifikasi menuju pusat kepemimpinan halal global berbasis nilai, etika, dan tata kelola. Komitmen ini ditegaskan dalam International Halal Symposium 2026 yang digelar di Menara Syariah PIK 2, Banten.

Simposium Halal Internasional 2026 mempertemukan pemerintah, regulator, akademisi, hingga pelaku industri halal lintas sektor.

Forum ini menegaskan bahwa halal tidak lagi cukup dipahami sebagai kepatuhan administratif, tetapi harus menjadi paradigma kepemimpinan etis dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam dua dekade terakhir, industri halal global tumbuh pesat dan bernilai triliunan dolar AS. Indonesia mencatat capaian signifikan dalam sertifikasi halal nasional, yang dinilai menjadi fondasi penting menuju kepemimpinan halal dunia.
 

Baca juga: Minang Halal Fest 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah Sumbar


Ruang lingkup halal kini meluas, tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga farmasi, kesehatan, keuangan syariah, logistik, pariwisata, kosmetik, hingga gaya hidup.

Melalui kewajiban sertifikasi halal yang akan diperkuat pada 2026, pemerintah menargetkan percepatan besar-besaran, terutama di sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

"Sejak diberlakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di mana halal menjadi mandatori, kami sudah berhasil membuat sertifikasi halal sampai 11 juta dari target 3,5 juta, naik ke 7 juta dan kami melampaui target jauh." kata Ketua BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 22 Januari 2025.

"Ini bukan soal prestasi tapi soal betapa halal telah membumi di Indonesia, dan diterima dengan sangat baik." ucapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)