Minang Halal Fest 2026. Istimewa.
Minang Halal Fest 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah Sumbar
Arga Sumantri • 20 January 2026 19:51
Padang: Penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Sumatra Barat (Sumbar) terus digenjot. Salah satunya lewat kegiatan Minang Halal Fest 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Bank Indonesia bersama Universitas Indonesia (UI) ini rampung digelar pada 16-18 Januari 2026. Kegiatan terpusat di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Sumbar.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia, seluruh panitia, serta para mitra yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan Minang Halal Fest 2026 ini. Semoga kegiatan ini membawa manfaat luas bagi masyarakat," ujar Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dalam keterangannya dikutip Selasa, 20 Januari 2026.
Ia menilai ekonomi dan keuangan syariah saat ini telah berkembang menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Sumbar dinilai memiliki modal sosial, budaya, dan religius yang kuat untuk berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal nasional.
"Pengembangan industri halal, halal lifestyle, dan keuangan syariah sangat relevan dengan jati diri Ranah Minang," ungkap Mahyeldi.
Sertifikasi halal gratis
Pada 2026, sebanyak 32 ribu pelaku usaha Mikro dan Kecil (UMK) Sumbar memperoleh alokasi sertifikasi halal gratis melalui Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Hal ini dinilai peluang besar yang harus dimanfaatkan bersama untuk memperkuat daya saing UMK Sumbar.Mahyeldi menyebut percepatan sertifikasi halal membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, pendamping halal, perbankan syariah, dan pelaku usaha. Pemprov Sumbar terus mendorong optimalisasi fasilitasi sertifikasi halal agar kuota yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Minang Halal Fest 2026. Foto: Istimewa
Pameran UMKM halal hingga produk ekonomi kreatif
Kegiatan ini menghadirkan pameran UMKM halal, produk ekonomi kreatif, kuliner khas Minangkabau, serta berbagai kegiatan edukatif dan religi. Masyarakat disebut antusias.Mitra penyelenggara, CreArt Event Organizer, melibatkan dan memberdayakan masyarakat lokal dalam pelaksanaan acara. Direktur CreArt Event Organizer, Nabila Salsabilia, menyebut langkah ini jadi upaya mendorong perputaran ekonomi daerah serta mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
"Kepercayaan ini kami maknai sebagai amanah untuk menghadirkan event yang tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal," ujar Nabila.
Direksi CreArt Event Organizer lainnya, Aditia Fachrul Rozi, menambahkan Minang Halal Fest 2026 menjadi wadah kolaborasi strategis lintas sektor.
"Melalui Minang Halal Fest 2026, kami berharap tercipta peluang kerja dan perputaran ekonomi yang dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat Sumatra Barat secara berkelanjutan," ungkap Aditia.