1 May 2026 01:05
Pasukan zionis Israel kembali melanggar hukum internasional dengan mencegat dan mengintersepsi armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0. Peristiwa ini terjadi di dekat perairan Kreta, Yunani, saat armada tersebut tengah dalam perjalanan menuju Gaza, pada Rabu 29 April 2026.
Hingga saat ini, nasib para aktivis yang berada di atas kapal-kapal tersebut masih belum diketahui secara pasti. Berdasarkan laporan dari Steering Committee GSF sekaligus Koordinator GPCI, Maimon Herawati total 22 kapal yang diintersepsi dan hilang kontak dengan pusat komando hingga siang hari waktu Turki.
Sebelum komunikasi terputus sepenuhnya, Maimon Herawati menceritakan adanya upaya sabotase terhadap sistem komunikasi armada. Tentara Israel dilaporkan membajak sinyal radio dari kapal-kapal yang berlayar menuju Gaza tersebut.
“Awalnya ada 11 kapal yang di-hijack, kemudian meningkat menjadi 18 kapal, dan hingga saat ini ada 22 kapal yang telah terputus komunikasinya dengan pusat komando Global Sumud Flotilla,” lapor jurnalis Metro TV, Andre Septian Yusup yang dikutip program Top News, Kamis 30 April 2026.
| Baca juga: Kapal Bantuan Gaza Dirusak Israel, Ratusan Orang Terlantar di Laut |