Kapal Bantuan Gaza Dirusak Israel, Ratusan Orang Terlantar di Laut

Armada Global Sumud Flotilla membawa bantuan ke Gaza. Foto: Anadolu

Kapal Bantuan Gaza Dirusak Israel, Ratusan Orang Terlantar di Laut

Fajar Nugraha • 30 April 2026 19:11

Laut Mediterania: Kelompok Global Sumud Flotilla pada Kamis pagi, 30 April 2026, menyatakan bahwa pasukan angkatan laut Israel mencegat dan merusak sejumlah kapal bantuan yang menuju Gaza.

Kondisi mengerikan di perairan internasional itu membuat ratusan warga sipil terlantar di laut saat badai mendekat.

Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut kapal-kapal mereka dinaiki dan dilumpuhkan secara sistematis. Mereka mengklaim mesin kapal dirusak serta sistem navigasi dihancurkan sebelum pasukan mundur dan meninggalkan para penumpang tanpa daya.

“Setelah menghancurkan mesin dan sistem navigasi, militer pergi dan dengan sengaja meninggalkan ratusan warga sipil di kapal yang rusak tepat di jalur badai besar,” demikian pernyataan kelompok Global Sumud Flotilla, dikutip dari media Anadolu, Kamis, 30 April 2026.

Kelompok itu juga menyebut komunikasi dengan beberapa kapal terputus akibat gangguan sinyal. Kondisi ini membuat para penumpang tidak dapat berkoordinasi maupun meminta bantuan di tengah situasi darurat.

Insiden tersebut disebut sebagai bagian dari pola tindakan yang menargetkan warga sipil. Mereka menilai pendekatan yang dilakukan menciptakan kondisi berbahaya dan menghambat upaya bertahan hidup para penumpang.

Sementara itu, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa pasukan laut telah mulai menguasai kapal-kapal flotilla yang menuju Gaza. Disebutkan pula bahwa tujuh kapal telah disita di dekat Pulau Kreta.

Flotilla tersebut membawa bantuan kemanusiaan dan bertujuan menembus blokade Israel terhadap Gaza. Sejak 2007, wilayah itu berada di bawah blokade yang berdampak besar pada kondisi kemanusiaan, termasuk jutaan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik berkepanjangan.

(Keysa Qanita)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)