13 October 2023 08:13
Harga sejumlah bahan pokok di Kota Semarang, Jawa Tengah mengalami kenaikan. Di pasar tradisional, harga gula pasir dan beras mencapai angka tertinggi.
Gula pasir di Pasar Tradisional Rasamala Banyumanik, Semarang kini dipatok dengan harga Rp16.000 per kilogram. Padahal harga normal hanya berkisar Rp13.500 per kilogram.
Mahalnya harga gula pasir di Kota Semarang, khususnya di pasar, sudah terjadi sejak September lalu. Selain komoditas bahan pokok gula pasir, komoditas lain seperti beras juga menunjukkan nilai tertingginya.
Di Pasar Tradisional Rasamala, beras kualitas medium tercatat di harga Rp14.500 per kilogram. Sedangkan harga beras kualitas premium atau kualitas super tercatat di harga Rp17.000 hingga Rp18.000 per kg.
Sementara harga barang bahan pokok lain cenderung stabil. Seperti harga cabai merah besar di angka Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Harga bawang merah di angka Rp35.000 per kg, harga bawang putih Rp37.000 per kg, harga MinyaKita Rp14.500 per kg dan harga minyak goreng kemasan Rp17.500 per liter. Harga daging sapi, daging ayam ras, dan telur juga tercatat stabil.
Kasubdit Indagsi Satgas Pangan Jawa Tengah AKBP Rosyid Hartanto menyebut, penyebab naiknya harga-harga komoditas terutama beras dan gula pasir akibat sejumlah faktor. Pertama, karena produksi lokal gula pasir di Tanah Air masih belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. Hal ini yang menyebabkan kebutuhan gula pasir dipasok atau bergantung pada gula pasir impor.
Selain itu, mahalnya beras di pasar tradisional disebabkan kemarau panjang yang membuat banyak sawah yang gagal paneh. Sistem perairan atau irigasi yang buruk juga membuat produksi beras terhambat.