Kondisi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Berangsur Membaik

30 April 2026 19:12

Sejumlah korban insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Jawa Barat. Sebagian besar korban dilaporkan mulai menunjukkan kondisi yang stabil dan berangsur membaik.

Berdasarkan data terbaru dari total 106 korban kecelakaan tersebut, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia dan 90 lainnya mengalami luka-luka. Para korban saat ini tersebar di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Kota Bekasi dan RS Polri Kramat Jati.

Khusus di RSUD Kota Bekasi, pihak rumah sakit menangani total 23 korban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 orang masih menjalani perawatan intensif, dua orang dirujuk ke rumah sakit lain karena membutuhkan penanganan khusus, dan lima korban telah diizinkan pulang.

Sementara itu, satu korban jiwa atas nama Mia Citra telah dipulangkan ke kampung halamannya di Ngawi, Jawa Timur, untuk dimakamkan.
 

Baca Juga: Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi, Alarm Keras untuk Sistem Keselamatan Transportasi

Salah satu korban selamat, Anggita, dilaporkan telah berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis dan pendampingan psikologis. Namun, proses pemulihannya masih memerlukan waktu karena luka lebam serta keluhan pada bagian kaki dan punggung.

Aditya, salah seorang anggota keluarga korban, menyampaikan bahwa kondisi tersebut masih membatasi ruang gerak Anggita. "Kondisinya membuat pergerakan masih sangat terbatas, sehingga perlu penanganan lanjutan dan akan dirujuk ke dokter spesialis saraf di RSUD Kota Bekasi," jelas Aditya.

PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban serta biaya pemakaman bagi keluarga korban yang meninggal dunia.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)