Kapolri Serap Aspirasi Pecalang dan Ojek Online di Bali

17 July 2026 08:39

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat kemitraan dengan Pecalang dan komunitas ojek online dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Komitmen ini disampaikan Kapolri dalam kegiatan silaturahmi Sabuk Kamtibmas bersama Pecalang dan komunitas ojek online di Kabupaten Badung, Bali. Kegiatan tersebut menjadi forum dialog antara Polri dan para mitra strategis di lapangan. 

Selain mempererat silaturahmi, Kapolri juga mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan masukan, mulai dari situasi keamanan, dampak penyesuaian tarif ojek online, hingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari. 
 



Terdapat ketidakpastian aturan parkir di beberapa wilayah desa adat sering kali menimbulkan perselisihan di lapangan. Kapolri memberikan pandangan bahwa diperlukan kompromi dan regulasi yang jelas agar tidak ada pihak yang dirugikan. Jika penarikan parkir merupakan bagian dari pendapatan desa, maka hal tersebut sebaiknya diresmikan melalui mekanisme yang transparan, seperti penyediaan tiket resmi.

“Tadi ada keluhan masalah parkir ya. Sepakatnya kita buatkan tiketnya saja atau diberikan? Nah ini, ini perlu rembuk bersama dulu nih. Pak Kapolda nanti tolong dipimpin, sehingga kemudian ada kesepakatan. Jadi kalau memang parkir ini menjadi pemasukan bagi desa, saya kira mungkin diresmikan saja,” ujar Kapolri. 

Ketua Manggala Pecalang, Wayan Suarya, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolri terhadap Pecalang yang selama ini menjadi bagian dari sistem keamanan berbasis kearifan lokal di Bali. 

Sementara perwakilan komunitas ojek online menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya mengenai persoalan parkir di kawasan wisata serta harapan peningkatan keamanan pada malam hari, khususnya di jalur bypass dan kawasan Canggu yang masih kerap terjadi aksi penjambretan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X