Darurat Banjir, Puluhan Gedung Sekolah Terendam

13 January 2026 17:23

Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero merendam permukiman dan sejumlah gedung pendidikan di lima kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Salah satu lokasi terdampak parah adalah SDN Turi di Kecamatan Turi, di mana hampir seluruh ruangan terendam air dengan ketinggian yang terus meningkat.

Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Muhammad Syamsul Ma'arif, mengungkapkan terdapat 11 lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SMA di 27 desa yang terdampak banjir. Mengingat kondisi jalanan yang licin dan ruangan yang tidak memungkinkan untuk digunakan, pihak sekolah terpaksa mengalihkan kegiatan belajar mengajar ke sistem daring.

Layanan publik Demak terhambat

Di Jawa Tengah, musibah banjir melanda Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Ketinggian air di titik terdalam mencapai 60 cm, yang tidak hanya merendam rumah warga tetapi juga fasilitas umum seperti kantor balai desa, sekolah, dan tempat ibadah.

Meski akses jalan utama tergenang dan banyak kendaraan warga mengalami mogok mesin, aktivitas pelayanan di kantor balai desa serta kegiatan sekolah dilaporkan tetap berjalan dengan penyesuaian kondisi di lapangan.
 



Jalur pantura lumpuh dan warga mengungsi

Kondisi serupa terjadi di jalur Pantura Pati-Rembang. Luapan Sungai Simo menggenangi badan jalan sepanjang 300 meter dengan ketinggian air mencapai 30 cm. Situasi diperparah dengan banyaknya lubang di jalan yang tertutup genangan, menyebabkan sejumlah kendaraan terperosok dan mengalami kerusakan mesin. Petugas kepolisian telah disiagakan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang mogok.

Sementara itu, Kabupaten Kudus menjadi salah satu titik terparah dengan banjir yang merendam 23 desa di enam kecamatan. Di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, ketinggian air dilaporkan mencapai 1 meter akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus.

Saat ini, posko pengungsian dan dapur umum telah disiagakan untuk melayani warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka guna mencari tempat yang lebih aman.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)