15 January 2026 21:48
Jakarta: Hingga hari keempat, banjir yang merendam Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, belum juga surut. Bahkan, ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan terus meningkat akibat hujan lebat yang kembali mengguyur wilayah tersebut pada Kamis.
"Ketinggian banjir di kawasan Karanganyar mencapai hingga 80 sentimeter di titik terdalam dan sekitar 70 sentimeter di titik terendah. Air juga sudah masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter. Kondisi ini membuat aktivitas warga semakin terbatas," kata Kontributor Metro TV di Demak, Budi Hutomo, dalam program Metro Hari Ini Metro TV, Kamis, 15 Januari 2026
Banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang telah berlangsung lebih dari empat hari. Sedikitnya 12 desa terendam, dengan jumlah warga terdampak mencapai lebih dari 16 ribu jiwa. Meski demikian, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing, karena belum adanya penetapan status tanggap darurat bencana dari Pemerintah Kabupaten Demak.
Hingga Kamis sore, belum terlihat posko pengungsian resmi yang disiapkan pemerintah daerah. Bantuan logistik pun belum disalurkan. Warga di Desa Karanganyar mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih karena aliran PAM terhenti dan sumur pompa terendam banjir. Keterbatasan air bersih dan sulitnya memasak membuat warga juga membutuhkan bantuan makanan siap saji.
Baca Juga :