13 January 2026 05:31
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah dengan dampak banjir terparah. Memasuki hari kelima penugasan batch kedua, tim relawan kesehatan dikerahkan untuk menjangkau daerah-daerah dengan akses tersulit yang sebelumnya belum tersentuh layanan medis.
Program kemanusiaan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 18 Januari 2026, dengan pola pelayanan intensif yang dilakukan dari pagi hingga malam hari.
Dampak banjir terhadap infrastruktur kesehatan di Aceh Tamiang dilaporkan cukup signifikan. Dari total 15 Puskesmas yang tersedia, sebanyak 12 fasilitas sempat terendam banjir dan mengalami kerusakan. Namun, berkat dukungan dari Kemenkes dan berbagai lembaga, fasilitas tersebut kini berangsur kembali beroperasi secara optimal.
Selain pemulihan fisik bangunan, jumlah titik pengungsian juga berhasil ditekan drastis dari 601 titik menjadi 170 titik. Fokus pelayanan kini dialihkan ke titik-titik pengungsian yang tersisa serta posko kesehatan di rumah sakit dan desa-desa terpencil yang belum terjangkau layanan medis.
| Baca juga: Baznas Bazis DKI Gandeng King Abdi Masak 99 Ribu Porsi untuk Korban Bencana |