Ferrari Luncurkan Mobil Listrik Pertama, Dibanderol Rp11,5 Miliar

5 June 2026 18:09

Pabrikan mobil sport mewah Ferrari resmi memasuki era kendaraan listrik dengan meluncurkan Ferrari Luce, mobil listrik murni (EV) pertama dalam sejarah perusahaan. Kendaraan tersebut dibanderol sebesar 640.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp11,5 miliar.

Dikutip dari tayangan Newsline Metro TV, Jum'at 5 Juni 2026, peluncuran mobil listrik perdana Ferrari itu turut disaksikan oleh Sergio Mattarella, menandai langkah besar produsen mobil sport legendaris asal Italia dalam menghadapi transisi industri otomotif menuju elektrifikasi.

Namun kehadiran Ferrari Luce langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar otomotif. Mobil yang dirancang oleh agensi desain LoveFrom milik Jony Ive itu dianggap meninggalkan karakter desain Ferrari yang selama ini identik dengan bodi rendah dan agresif.

Perubahan paling mencolok terlihat pada proporsi kendaraan. Penempatan baterai di bawah lantai membuat tinggi mobil bertambah sekitar 15 sentimeter dibandingkan siluet khas Ferrari pada umumnya. Kondisi tersebut memunculkan kritik dari sebagian penggemar yang menilai desain baru itu terlalu jauh dari identitas tradisional Ferrari.

Meski demikian, bagian interior justru mendapat banyak apresiasi. Ferrari tetap mempertahankan tombol-tombol fisik premium dan mengurangi elemen digital yang dianggap dapat mengganggu fokus pengemudi, sehingga menciptakan pengalaman berkendara yang lebih eksklusif.


Dari sisi performa, Ferrari Luce tetap membawa DNA mobil sport berperforma tinggi. Mobil ini dibekali empat motor listrik yang mampu menghasilkan akselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 2,5 detik.

Selain itu, Ferrari mengklaim mobil listrik tersebut memiliki jarak tempuh hingga 530 kilometer dalam sekali pengisian daya, menjadikannya salah satu kendaraan listrik berperforma tinggi dengan kemampuan jelajah yang kompetitif.

Melalui Ferrari Luce, Ferrari menyasar segmen konsumen ultra kaya yang menginginkan teknologi listrik modern tanpa kehilangan simbol status dan prestise yang selama ini melekat pada merek Ferrari.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)