Modifikasi Cuaca di Kalbar Terkendala Minimnya Bibit Awan

18 September 2026 21:30

Ketapang: Operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terkendala ketersediaan bibit awan. Berdasarkan laporan BMKG, bibit awan saat ini masih terkonsentrasi di wilayah utara Kalimantan Barat.

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan pelaksanaan OMC sangat bergantung pada ketersediaan bibit awan yang dapat disemai.

“Harapannya, itu juga bisa mengurangi asap, selain daripada water bombing. Kemudian, mudah-mudahan untuk kegiatan OMC ini sangat tergantung dari adanya bibit awan,” kata Novi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Jumat 18 September 2026.

Novi mengatakan berdasarkan laporan BMKG, bibit awan yang berpotensi disemai masih berada di wilayah utara Kalimantan Barat. Kondisi tersebut terlihat dari prediksi hujan yang masih tersebar di wilayah utara hingga ke arah Putussibau.

“Kalau kita melihat dari laporan BMKG, sementara bibit awan ini masih berkonsentrasi di wilayah Utara. Bisa dilihat dari kondisi prediksi hujan yang akan turun, itu masih tersebar di wilayah Utara sampai dengan ke arah Putussibau,” ujarnya.

Sementara itu, penanganan karhutla di wilayah Ketapang dan Kayong Utara masih dilakukan melalui pemadaman darat dan water bombing. Tim gabungan juga terus melakukan pemadaman serta pendinginan di lahan yang masih mengeluarkan asap.

Novi mengatakan pihaknya terus memantau setiap titik kemunculan api di wilayah Ketapang dan Kayong Utara.

“Untuk penanganan di wilayah Ketapang dan Kayong Utara, kita terus melaksanakan monitoring dan merespons setiap pemunculan,” katanya.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X