Kasus ISPA di Berau Naik Tiga Kali Lipat Akibat Karhutla

5 September 2026 17:51

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus melanda Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Selain menghanguskan lahan, kabut asap yang dihasilkan mulai mengancam kesehatan masyarakat dengan lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kasus ISPA di Berau naik hingga tiga kali lipat.

Hingga saat ini, titik api terpantau di beberapa wilayah seperti Kampung Sukan (Kecamatan Sambaliung), Gunung Tabur, Pulau Derawan, Teluk Bayur, hingga Kelay. Di kawasan Sukan saja, data sementara menunjukkan sekitar 10 hektar lahan gambut telah terbakar.

Petugas gabungan dilaporkan harus bekerja ekstra hingga dini hari untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman terkendala oleh lokasi yang sulit dijangkau, terbatasnya sumber air, gangguan jaringan komunikasi, serta embusan angin kencang yang membuat api cepat merambat.
 



Dampak karhutla ini paling dirasakan pada kesehatan warga. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pasien ISPA di berbagai pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

"Puskesmas yang kita datangi itu hampir rata terjadi kenaikan tiga kali lipat dari kasus ISPA biasanya. ISPA hari-hari ini itu sudah berada di posisi kedua kalau kita lihat tadi setelah hipertensi. Sebelumnya ISPA ini berada di rangking ke-9 dari 10 besar. Artinya ini adalah terjadi kecenderungan ISPA semakin meningkat dengan adanya kabut asap," jelas Gamalis dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 5 September 2026.

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kabupaten Berau memastikan ketersediaan stok obat-obatan dan oksigen di seluruh fasilitas kesehatan mencukupi untuk menangani warga yang terdampak kabut asap. Petugas di lapangan juga terus berupaya melokalisir api agar tidak meluas ke pemukiman penduduk.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X