5 September 2026 11:48
Sikka: Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bergerak cepat dalam menangani dampak pascagempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Selain fokus pada perbaikan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan air bersih kini menjadi prioritas utama bagi warga yang terdampak di desa-desa.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago turun langsung berkeliling ke sejumlah titik terdampak gempa, termasuk Desa Blatatatin, Desa Makendetun, dan Desa Kringa.
Juventus mengatakan distribusi air bersih dilakukan setelah pemerintah menemukan kebutuhan tersebut masih menjadi persoalan bagi warga terdampak.
"Air memang kurang sih. Jadi air nanti lewat baru kirim buat mama-mama," kata Juventus dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 5 September 2026.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih, Pemkab Sikka juga melakukan pengecekan langsung terhadap rumah-rumah warga yang terdampak gempa. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data kerusakan akurat sebelum menentukan bantuan dan intervensi.
"Kita sedang mau untuk mengecek secara langsung kondisi rumah-rumah yang terdampak," ujarnya.
Juventus mengatakan proses pendataan dilakukan mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Tim enumerator juga diturunkan untuk melakukan asesmen terhadap dampak bencana.
"Ke depan intervensinya betul-betul tepat sasaran," katanya.
Pemkab Sikka saat ini masih berada dalam masa tanggap darurat. Namun, sejumlah langkah menuju tahap transisi dan rehabilitasi serta rekonstruksi telah mulai dilakukan.
Juventus menyebut ada tiga prioritas utama pemerintah dalam masa pemulihan. Pertama, pemulihan infrastruktur, termasuk rumah warga yang rusak.
Prioritas kedua yakni pemulihan psikososial dan trauma healing. Pemerintah mendorong berbagai gerakan komunitas agar warga kembali berani beraktivitas setelah mengalami bencana.
"Dan yang ketiga adalah pemulihan ekonomi," ujar Juventus.
Menurut Juventus, tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi bahkan sudah mulai berjalan sejak masa tanggap darurat melalui pendataan dan asesmen kerusakan di lapangan.