Inalum Salurkan Rp252 Juta, Dukung Pemulihan Pascagempa NTT

Inalum mengerahkan bantuan logistik untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Foto: dok Inalum.

Inalum Salurkan Rp252 Juta, Dukung Pemulihan Pascagempa NTT

Ade Hapsari Lestarini • 5 September 2026 06:19

Jakarta: Pemulihan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut membutuhkan dukungan terhadap ketersediaan kebutuhan dasar dan distribusi logistik. Bantuan pangan serta pendampingan warga menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menyalurkan bantuan senilai Rp252 juta dan mengerahkan sembilan relawan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Bantuan tersebut berasal dari donasi sukarela karyawan yang kemudian dilengkapi melalui program matching donation perusahaan dengan perbandingan satu banding satu. Dengan skema tersebut, setiap Rp1 donasi yang dihimpun karyawan ditambahkan Rp1 oleh perusahaan.

Bantuan yang disalurkan meliputi 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus minuman isotonik, dan 84 dus air mineral. Selain bantuan logistik, sembilan relawan I-Wan yang memiliki latar belakang medis dan keamanan turut dikerahkan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak. Mereka membantu distribusi bantuan, pemeriksaan kesehatan, kegiatan trauma healing, serta pendampingan warga.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kebutuhan pemulihan pascagempa, terutama ketika masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar dan layanan pendukung.
 



Inalum mengerahkan sembilan relawan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT. Foto: dok Inalum.
 

Kolaborasi pemerintah, BUMN, dan dunia usaha


CEO Inalum Melati Sarnita mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian karyawan dan perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

"Bantuan ini berangkat dari kepedulian Insan Inalum yang ingin turut hadir bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Perusahaan kemudian memperkuat semangat tersebut agar manfaat yang diberikan dapat semakin luas," ujar Melati, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 September 2026.

Bantuan diserahkan kepada Direktur Dukungan Logistik dan Peralatan BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Posko Dukungan Logistik Nasional (Posduklognas), Halim, Jakarta, pada 1 September 2026. Hery mengapresiasi dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam membantu penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT.

"Kami mengapresiasi dukungan dari Inalum. Kami sadar, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama untuk memperkuat respons bencana sekaligus mempercepat pemulihan warga yang terdampak," tambah Hery.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. BMKG mencatat pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa tersebut juga diikuti peringatan tsunami dan sejumlah gempa susulan.

Dalam kondisi pascabencana, kelancaran distribusi logistik menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Dukungan berupa pangan, air minum, layanan kesehatan, dan pendampingan turut menunjang proses pemulihan masyarakat sebelum aktivitas sosial dan ekonomi kembali berjalan normal.

(Ade Hapsari Lestarini)