Kabut Asap Selimuti Sampit, Warga Diimbau Gunakan Masker

23 September 2026 13:05

Sampit: Kabut asap tebal imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian pekat menyelimuti wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Memburuknya kualitas udara dan merosotnya jarak pandang membuat masyarakat diimbau untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mencegah gangguan pernapasan.

Pantauan pada pagi hari menunjukkan jarak pandang menurun drastis hingga di bawah 150 meter. Asap pekat yang terbawa angin dari titik-titik karhutla telah masuk ke kawasan permukiman penduduk serta menyelimuti ruas jalan protokol.

Kondisi tersebut mengganggu aktivitas warga sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Para pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan dan menyalakan lampu utama demi menjaga keselamatan di tengah pekatnya kabut asap.

Keluhan kesehatan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Fifi, salah seorang warga Sampit, mengaku paparan asap hari ini terasa jauh lebih parah dibanding hari-hari sebelumnya, terutama saat harus berkendara.

"Hari ini terasa lebih pekat dari biasanya. Kalau berkendara mata sangat perih, napas sesak, dan tenggorokan terasa kering. Kami harus ekstra hati-hati karena jarak pandang sangat terbatas," ungkap Fifi dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu 23 September 2026.

Hingga kini, tim gabungan masih terus mengupayakan pemadaman di sejumlah titik karhutla guna menekan sebaran kabut asap yang mengancam kesehatan serta melumpuhkan aktivitas ekonomi warga di Kotawaringin Timur.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X