12 August 2026 12:59
Banyumas: Tim gabungan kepolisian resmi melakukan proses ekshumasi dan autopsi ulang terhadap jenazah Sutrimo, mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari eks Jampidsus Febrie Adriansyah, pada Rabu 12 Agustus 2026. Proses ekshumasi (bongkar makam) yang berlangsung di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ini tidak hanya melibatkan penyidik, tetapi juga ahli dari lintas disiplin ilmu.
Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, mengungkapkan bahwa autopsi ini dilakukan secara menyeluruh. Tim tidak hanya mengandalkan dokter forensik, tetapi juga menerjunkan ahli DNA dan ahli Histopatologi Anatomi untuk memeriksa sampel jaringan tubuh secara mikroskopis.
"Kami bekerja secara menyeluruh dan melibatkan banyak ahli. Selain spesialis forensik medikolegal, kami juga mengajak rekan-rekan dari Laboratorium Forensik, ahli DNA, hingga ahli Histopatologi Anatomi," jelas Brigjen Pol Hastry di lokasi ekshumasi, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV.
Lebih lanjut, pihaknya juga melibatkan pakar psikologi dari dua universitas, yakni Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Airlangga (Unair). Kehadiran mereka bertujuan untuk membantu penyidik melihat kasus ini dari berbagai sudut pandang ilmiah agar hasil akhir yang didapatkan benar-benar akurat.