Pemprov DKI-Banten Kerja Sama Bangun MRT, Pramono: Sejarah Penting!

Enrich Samuel • 5 February 2026 08:19

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk membangun fasilitas Mass Rapid Transit atau MRT rute Kembangan–Balaraja sepanjang 30 kilometer. Kerja sama ini dilakukan sekaligus penandatanganan nota kesepahaman atau MoU oleh delapan pengembang swasta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.

Para pengembang swasta menandatangani nota kesepahaman tersebut secara langsung dan disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung serta Gubernur Banten Andra Soni. Proyek MRT ini dirancang sebagai penghubung kawasan hunian, kawasan industri, hingga pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

"Hari ini kita mencatat sejarah penting kerjasama antara Pemerintah Banten dan Pemerintah Jakarta untuk pengembangan MRT dan kita melakukan penandatanganan nota kesepakatan MRT Lintas Timur Barat fase dua yaitu teras untuk Kembangan-Balaraja antara PT MRT dengan pengembang yang ada di sekitar lokasi trayek yang akan dikembangkan," kata Pramono Anung.
 

Pramono Anung menyampaikan, kerja sama lintas wilayah ini akan memberikan keuntungan bagi kedua daerah serta memperluas jangkauan layanan transportasi massal di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

"Karena ini akan memberikan keuntungan bagi siapapun. Bagi MRT akan bisa melayani cakupan yang lebih luas. Saya enggak membayangkan kalau kemudian utara-selatan ini sudah sampai kota tua, sedangkan barat-timur sudah tersambung sampai dengan Balaraja, maka sistem transportasi Jakarta dan aglomerasi yang tadi dikatakan oleh pak gubernur banten itu akan terwujud," ungkap Pramono Anung.

Langkah strategis pengembangan moda transportasi massal


Hal senada disampaikan Gubernur Banten Andra Soni yang menilai kerja sama pembangunan MRT ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan moda transportasi massal terintegrasi di kedua wilayah.

"Pemerintah Provinsi Banten meyakini bahwa pembangunan transportasi massal yang terintegrasi adalah fondasi bagi peningkatan daya saing wilayah dan kesejahteraan masyarakat," tegas Andra Soni.

Selain itu, Andra Soni berharap kerja sama di bidang transportasi ini dapat menjadi solusi atas persoalan kemacetan yang selama ini terjadi di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

"Oleh karena itu bilamana terjadinya terlaksananya rencana ini, mudah-mudahan dapat mengurangi beban jalan Jakarta dan Banten," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap proses pembangunan MRT rute Kembangan–Balaraja dapat segera direalisasikan dan mulai dilaksanakan dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)