NEWSTICKER

Kasus Mutilasi di Semarang, Kriminolog UI: Pelaku Terburu-buru Melakukannya

12 September 2022 19:11

Metrotvnews.com, Kasus dugaan korupsi alih aset Pemerintah Kota Semarang menjadi sorotan publik lantaran diduga temuan mayat di Pantai Marina Semarang berkaitan dengan rencana pemeriksaan dirinya terkait saksi dugaan korupsi tersebut. Kriminolog Universitas Indonesia menyebut pelaku melakukannya dengan terburu-buru.

Kriminolog Universitas Indonesia, Andrianus Meliala menegaskan bahwa kepolisian harus mendalami petunjuk yang terdapat pada TKP dan fokus kepada identifikasi korban terlebih dahulu. Andrianus juga menyebut pihak kepolisian harus menyelidiki kasus ini layaknya intel.

"Kita mulai penyelidikan dari dalam dulu baru keluar, bukan dari luar kedalam. Ini yang kita sebut gaya berfikir Intel, yang dalam rangka pengungkapan kasus pembunuhan sebaiknya berangkat dari TKP." ujar Andrianus.

Menurut Andrianus, motif mutilasi seperti ini biasanya bertujuan untuk menghilangkan jati diri korban sehingga sulit untuk diidentifikasi. Selain itu, pelaku ingin pihak kepolisian kesulitan menentukan siapa pelaku pembunuhan. Disisi lain Andrianus juga menyebutkan bahwa kasus mutilasi tersebut kurang sempurna karena pelaku harus membakar korban untuk menghilangkan jejak.

"Menurut saya pelaku adalah orang yang terburu-buru yang kemudian melakukan eksekusi rencananya dengan tidak matang sehingga masih dapat terlihat jati diri korban tersebut." ujar Andrianus.