10 Hari Batuk-batuk Akibat Asap Karhutla, Balita di Palangka Raya Terserang ISPA

17 October 2026 19:02

Palangka Raya: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan banyak warga Palangka Raya menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Salah satunya seorang balita, Julia Andi, yang sudah 10 hari mengalami batuk-batuk hingga mengakibatkan kurang nafsu makan.

Balita berusia 3,5 tahun itu merupakan buah hati dari pasangan Frengky dan Nurhayati. Ia tinggal di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), di mana wilayah itu masih diselimuti kabut asap karhutla.

Sudah 10 hari Julia mengalami batuk-batuk, bahkan sampai kehilangan nafsu makan. Tak jarang ia memuntahkan kembali makanannya.

Orang tuanya tak tega melihat anaknya terus kesakitan. Lalu mereka membawa Julia berobat ke Puskesmas Bukit Hindu, Palangkaraya.
 



Usai menjalani pemeriksaan dokter, Julia divonis menderita ISPA. Ada cairan di paru-paru Julia, yang menyebabkannya sakit hingga batuk tak kunjung berhenti.

"Jadi saya bawa dia tadi ke eh Puskesmas Bukit Hindu. Jadi divonis oleh dokter, dia (Julia) penyakit ISPA," ujar Frengky, dikutip dari program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Di puskesmas itu, tidak hanya Julia saja yang menderita ISPA. Banyak juga pasien lain yang menderita ISPA akibat kabut asap karhutla yang pekat.

Frengky mengaku cemas terhadap situasi ini. Ia berharap kondisi kembali normal dan warga tidak menderita ISPA lagi.

"Semoga cuaca kita membaik," ucapnya.




(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X