Jakarta: Meningkatkan minat baca dan melestarikan budaya literasi tidak selalu dilakukan melalui metode formal di dalam ruang kelas. Di berbagai belahan dunia, beberapa negara memiliki cara unik, kreatif, serta mengakar kuat dalam kebiasaan masyarakatnya untuk menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup harian.
Berdasarkan kebiasaan budaya dan inovasi fasilitas publik, berikut adalah deretan tradisi unik melestarikan budaya membaca di beberapa negara:
Islandia (Tradisi Jolabokaflod pada Malam Natal)
Di
Islandia, terdapat tradisi populer bernama Jolabokaflod atau 'Banjir Buku Natal', yaitu kebiasaan saling memberikan buku sebagai hadiah pada malam Natal.
Masyarakat kemudian menghabiskan malam menjelang Natal dengan membaca buku bersama sambil menikmati secangkir cokelat panas, yang mencerminkan betapa tingginya penghargaan masyarakat Islandia terhadap literasi.
Jepang (Budaya Manga di Setiap Sudut Ruang Publik)
Populer dengan komik legendaris seperti One Piece dan Naruto,
Jepang menjadikan manga sebagai konsumsi literasi lintas generasi.
Komik dapat ditemukan dengan sangat mudah di mana saja, mulai dari stasiun kereta, kafe, hingga toko kelontong (convenience store). Tidak hanya anak-anak, manga dan novel juga dibaca oleh orang dewasa untuk mengisi waktu luang di tengah mobilitas tinggi.
Finlandia (Fasilitas Perpustakaan Modern Terintegrasi)
Konsisten menempati peringkat teratas dalam survei literasi global,
Finlandia menghadirkan perpustakaan sebagai ruang komunitas yang inklusif.
Perpustakaan di Finlandia tidak hanya menyediakan koleksi buku lengkap, tetapi juga memfasilitasi peminjaman alat musik, permainan papan (board games), hingga layanan digital modern yang membuat masyarakat betah berlama-lama.
Kenya (Perpustakaan Keliling Berbasis Unta)
Untuk menjangkau wilayah pedalaman yang terisolasi dan sulit dilalui kendaraan bermotor,
Kenya mengoperasikan perpustakaan keliling dengan memanfaatkan armada unta.
Langkah inovatif ini bertujuan mendistribusikan buku dan membawa akses literasi langsung kepada anak-anak yang tinggal jauh dari fasilitas pendidikan formal.
India (Inovasi Perpustakaan Tembok Komunitas)
Di
India, beberapa komunitas menginisiasi 'perpustakaan tembok', yaitu rak buku terbuka yang dipasang langsung pada dinding bagian luar rumah atau area publik. Siapa saja diperbolehkan mengambil, membaca, atau mendonasikan buku secara bebas dengan asas kepercayaan untuk mengembalikannya setelah selesai dibaca.
Ragam tradisi unik dari berbagai negara ini membuktikan bahwa pendekatan literasi yang fleksibel, adaptif,dan menyenangkan menjadi kunci utama dalam membangun kegemaran membaca di tengah masyarakat.
Nag, menurut Teman MTVN Lens sendiri, strategi atau tradisi unik seperti apa nih yang paling cocok diterapkan di Indonesia agar budaya membaca makin digemari oleh generasi muda?
(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)