Metro TV • 7 September 2026 12:25
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merespons cepat potensi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Puluhan armada gabungan dikerahkan untuk melalukan kegiatan water mist secara masif di seluruh wilayah Ibu Kota.
“Untuk di tingkat provinsi kita fokuskan berkumpul di Monas dan melibatkan tiga kendaraan dari Dinas Damkar, serta sekitar 17 sampai 20 dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Secara keseluruhan diperkirakan ada 30 hingga 40 kendaraan akan berkeliling di seluruh wilayah DKI Jakarta,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, di Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 6 September 2026,
Uus menjelaskan proses water mist diterapkan secara rutin setiap hari di pagi maupun sore. Penanganan ini disebut sebagai langkah preventif menjaga kualitas udara di ruang aktivitas masyarakat.
“Pemerintah memilih untuk melakukan antisipasi lebih awal sambil memantau kualitas udara dan perkembangan sebaran partikulat,” ujar Uus.
Dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah memercayai informasi yang belum terverifikasi. Dia menjelaskan pantauan informasi dapat diakses melalui kanal resmi pemerintah, sehingga tidak ada informasi-informasi lain, kecuali dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik).
Selanjutnya, Pemprov DKI akan mengevaluasi keadaan kualitas udara serta perkembangan situasi terkini. Pelaksanaan water mist maupun langkah mitigasi lainnya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi aktual.
“Kegiatan ini terus dilakukan sampai kegiatan ini sudah tidak diperlukan lagi, dan insyaallah ini akan dilakukan di seluruh wilayah Jakarta,” kata Uus.
(Arini Noviawati Gunawan)