Polisi Peru Menyamar Pakai Kostum Maskot Piala Dunia Tangkap Pengedar Narkoba

13 June 2026 16:04

Lima: Demam Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi para penggemar sepak boal saja. Momentum Piala Dunia juga dimanfaatkan oleh polisi untuk menggagalkan peredaran narkoba.

Hal ini terjadi di Kota Lima, Peru. Anggota kepolisian mengenakan kostum maskot Piala Dunia 2026 untuk menangkap seorang tersangka yang dijuluki Pichi-chi. Dia diduga terlibat dalam peredaran narkoba.

Dilihat dari program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu, 13 Juni 2026, sejumlah personil Grupo Terna menerobos sebuah rumah dengan mengenakan kostum Clutch Elang Botak, maskot Amerika Serikat (AS) dan Maple Rusa Besar, maskot Kanada untuk melakukan penangkapan. 

Petugas menyita paket pasta kokain sekitar 209 gram ganja, senjata api, serta sejumlah uang tunai, di rumah tersebut. Saat penggerebekan berlangsung, terdapat putri tersangka dan seorang anak di bawah umur.
 



Kepala Skuadron Hijau Peru, Kolonel Carlos Alcantara mengatakan, operasi itu merupakan hasil kerja intelijen yang sebelumnya berhasil mengidentifikasi aktivitas ilegal tersangka. 

"Berkat kerja intelijen yang dilakukan Kelompok Terna, kami mengetahui bahwa target operasi ini adalah penggemar berat sepak bola," kata Kolonel Carlos Alcantara.

"Ia sedang terbawa euforia Piala Dunia. Karena itu kami menyamarkan personel Terna sebagai maskot Piala Dunia agar bisa mendekatinya tanpa menimbulkan kecurigaan dan berhasil menangkapnya," katanya.

Strategi penyamaran tersebut kembali terbukti efektif dalam memberantas peredaran narkoba skala kecil yang merugikan masyarakat. Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi narkoba.

(Gervin Nathaniel Purba)