Kemenkes Waspadai Penyebaran Campak, Imunisasi Jadi Kunci Utama

1 April 2026 18:12

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi mengeluarkan surat edaran (SE) terkait kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit campak di Indonesia. Meski tren kasus dilaporkan menurun drastis hingga 93 persen pada Maret 2026, pemerintah meminta masyarakat tidak lengah mengingat sifat penyakit ini yang sangat mudah menular.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa lonjakan kasus sempat terjadi pada akhir 2025 hingga Januari 2026. Namun, memasuki pekan ke-12 tahun ini, angka kasus menunjukkan perbaikan yang signifikan.

"Pada Minggu ke-12 tahun 2026 terdapat 146 kasus dibandingkan minggu pertama sebanyak 2.220 kasus. Sudah terjadi penurunan sebanyak 93 persen," ujar Andi dalam Metro Siang, Metro TV, Rabu 1 April 2026.

Daftar 10 Kabupaten/Kota dengan Kasus Tertinggi

Meskipun secara nasional menurun, Kemenkes memberikan perhatian khusus pada 10 wilayah yang masih mencatatkan angka kasus tertinggi. Wilayah-wilayah tersebut saat ini berada dalam pemantauan intensif:

  1. Kabupaten Bima
  2. Kota Tangerang Selatan (Tangsel)
  3. Kabupaten Tangerang
  4. Kota Palembang
  5. Kabupaten Pandeglang
  6. Kota Jakarta Barat (Jakbar)
  7. Kota Depok
  8. Kota Palu
  9. Kabupaten Serang
  10. Kota Serang
 
Baca Juga: DPR: Gencarkan Vaksinasi Campak bagi Dewasa

Imunisasi Rendah Jadi Pemicu Utama

Andi Saguni menyebutkan bahwa faktor fundamental di balik lonjakan kasus ini adalah rendahnya cakupan imunisasi pada balita. Selain itu, kontak fisik dengan penderita serta pola hidup yang kurang bersih turut mempercepat transmisi virus di masyarakat.

Kemenkes pun mewajibkan masyarakat untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan tiga tahap imunisasi campak (vaksin MMR) sesuai jadwal:
  • Dosis Pertama: Usia 9 bulan.
  • Dosis Kedua: Usia 18 bulan.
  • Dosis Ketiga: Usia 6 tahun (saat kelas 1 SD).
Selain imunisasi, masyarakat diimbau untuk kembali menerapkan protokol kesehatan dasar, seperti menggunakan masker saat di keramaian dan rutin mencuci tangan dengan sabun sebagai benteng pertahanan tambahan.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)