Maut KM Virgo di Masalembo

26 September 2026 21:56

Minggu dini hari, 13 September 2026, Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 mengalami insiden dan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa. Kapal yang mengangkut 243 orang penumpang dan kru dari Surabaya menuju Banjarmasin itu dihantam oleh gelombang tinggi.

KM Virgo Transport 8 sebenarnya dijadwalkan tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Minggu pukul 09.00 pagi. Sayangnya kapal itu tidak pernah sampai di pelabuhan tujuan. 

Kurang dari 12 jam setelah hilang kontak, KM Virgo ditemukan terapung di perairan Masalembo dalam posisi terbalik hampir 180 derajat. Operasi pencarian langsung dilakukan hari itu juga. Sebanyak 15 armada dari laut dan udara dikerahkan untuk penyelamatan korban.

Sebanyak 108 orang penumpang ditemukan dan diselamatkan oleh kapal swasta dan nelayan yang kebetulan melintas di perairan Masalembo. Mereka bertaruh nyawa terombang-ambing di perairan Laut Jawa selama berjam-jam. 
 



Karna Kristiana, misalnya. Dia adalah salah satu penumpang yang selamat. Bersama dengan 42 korban lainnya, dia ditampung sementara di Hotel Karisma Banjarmasin.

Pria paruh baya asal Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat ini berhasil menggapai perahu karet otomatis milik KM Virgo. Keesokan paginya, sebuah tugboat melintas dan menevakuasinya. 

Bapak dari empat orang anak ini bertolak ke Banjarmasin untuk bekerja di sebuah perkebunan sawit, di Kalimantan Tengah. Namun suratan takdir berkehendak lain, kapal yang ditumpangi perlahan karam di depan mata.

"Sudah itu malah kalau ngomong itu saya enggak kuat, sudah pasrah. Itu yang ingin saya cuma anak sama saudara," kata Karna, dalam program Realitas Metro TV, Sabtu, 26 September 2026.

Tim Realitas menemui Ahmadi, penumpang kapal yang masih dirawat di Rumah Sakit Militer Dr. Suharsono. Pengemudi truk Fuso ini merasa mendapatkan mukjizat, karena selamat setelah terhempas saat kapal terguling. Seperti apa kisahnya? Simak dalam video di atas.




(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X