Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad yang baru ditemukan saat tiba di Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru pada operasi SAR hari ke-14 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. ANTARA/HO-Basarnas
Tim SAR Temukan 11 Korban KM Virgo di Laut Jawa dan Kalteng
Silvana Febiari • 26 September 2026 20:11
Banjarmasin: Basarnas mengatakan tim pencarian dan pertolongan (SAR) menemukan lagi 11 jasad korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada hari ke-14 operasi SAR. Empat korban ditemukan di lokasi tenggelamnya kapal di Laut Jawa, sedangkan tujuh lainnya ditemukan di perairan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dengan ditemukannya 11 korban tersebut, Basarnas mencatat 172 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia, sementara 71 korban lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
"Empat korban ditemukan tim penyelam gabungan melalui sortie I hingga IV dan dievakuasi KN SAR Pacitan yang berlangsung hingga pukul 16.10 WITA dengan menyisir kembali kawasan sekitar lokasi tenggelamnya kapal untuk mencari korban yang masih berada di sekitar badan kapal," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii, dilansir dari Antara, Sabtu, 26 September 2026.
Keempat jasad tersebut kemudian dibawa ke KRI Gusti Ngurah Rai (GNR) untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, keempat korban diterbangkan menggunakan helikopter HS Panther 1311 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, pada pukul 18.18 WITA.
Sementara Kantor SAR Palangkaraya melaporkan tim SAR gabungan menemukan tujuh jasad lainnya di wilayah Kalimantan Tengah. Masing-masing empat temuan di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di Sungai Cabang, Pangkalan Bun.
Seluruh temuan tersebut selanjutnya ditangani sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
.jpeg)
Tim SAR gabungan mengevakuasi lima jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam dinaikkan ke KN SAR Kamajaya dan KRI Gusti Ngurah Rai. (ANTARA/HO-Basarnas)
Seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Koordinasi diperkuat di lokasi utama kecelakaan serta wilayah yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
“Operasi SAR masih terus kami laksanakan secara maksimal. Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga,” ujarnya.
Basarnas menegaskan sinergi seluruh unsur SAR gabungan terus diperkuat untuk melanjutkan pencarian dan evakuasi korban. Personel, kapal, penyelam, serta berbagai sarana pendukung dikerahkan hingga operasi dapat dituntaskan.