11 September 2026 19:08
Musim kemarau membuat debit air di Waduk Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengalami penyusutan secara drastis. Kondisi ini menyebabkan sebagian area daratan waduk mengering dan dimanfaatkan warga setempat untuk bercocok tanam.
Petugas Waduk Delingan, Ganjar Janati, menyebutkan bahwa kondisi kekeringan di Waduk Delingan pada tahun ini jauh lebih parah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia menilai aktivitas pertanian di dalam area waduk justru dapat memperparah sedimentasi sehingga berdampak pada berkurangnya daya tampung air.
Berdasarkan pencatatan petugas di lapangan, tingkat sedimentasi atau endapan lumpur di sekitar pintu air waduk telah mengalami peningkatan signifikan. Ketinggian endapan yang semula berada di angka nol meter dari dasar waduk, saat ini tercatat sudah mencapai sekitar 3,3 meter.
Akibat dari penyusutan debit air dan tingginya laju sedimentasi tersebut, kapasitas tampung Waduk Delingan mengalami penurunan tajam. Volume air yang tersisa di waduk hanya berada pada kisaran ribuan dari kapasitas volume normalnya yang mampu menampung hingga 3,2 juta.
“Saat ini volumenya 200 ribuan, sedangkan untuk volume normal itu 3,2 juta,” ungkap Ganjar dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Jumat, 11 September 2026.