10 May 2026 09:38
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta mampu menembus jajaran 50 besar kota global dunia di akhir masa jabatannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno (Bang Doel). Keyakinan ini didasari atas kenaikan peringkat Jakarta serta predikat yang diraih.
"Kami menargetkan mudah-mudahan di akhir jabatan saya dan Bang Doel bisa menjadi top 50 kota global dunia, dan saya yakin bisa," kata Gubernur Jakarta Pramono Anung, dikutip dari tayangan Live Event Metro TV, Minggu, 10 Mei 2026.
Hal ini disampaikan Pramono dalam Deklarasi Gerakan Pilah Sampah dan Pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di Car Free Day (CFD) kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu, 10 Mei 2026.
Pramono mengungkapkan, pada awal kepemimpinannya Jakarta berada di ranking 74 dari 156 kota dunia. Kini, sudah meningkat menjadi 71.
"Pak Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan Menko Pangan Zulkifli Hasan, Jakarta ketika saya dan Bang Doel menjabat, kita ranking 74 dari 156 kota dunia. Dalam waktu 10 bulan, Alhamdulillah sudah naik menjadi 71," ucap dia.
Pramono menjelaskan bahwa salah satu parameter penguat target tersebut adalah stabilitas keamanan yang meningkat tajam. Saat ini, posisi Jakarta sebagai kota teraman di ASEAN hanya berada di bawah Singapura, melampaui kota-kota besar lain seperti Bangkok dan Kuala Lumpur.
"Kenapa? Karena persyaratan dasarnya sekarang ini sudah dipenuhi. Salah satunya adalah Jakarta menjadi kota teraman nomor 2 di ASEAN, nomor 1 Singapura. This is the first time Jakarta nomor 2 selalu, Jakarta biasanya nomor 5, nomor 6, kalah sama dengan Bangkok, Kuala Lumpur, dan sebagainya," tuturnya.
| Baca juga: Pramono Targetkan Tambora Keluar dari Daftar RW Kumuh |