7 April 2023 23:05
Sebanyak 12 nyawa melayang di tangan dukun pengganda uang, Mbah Slamet alias Tohari di Banjarnegara.
Kekejian Mbah Slamet terungkap, setelah seorang anak korban melaporkan ke polisi atas kehilangan orang tuanya yang tidak dapat dihubungi.
Awalnya, korban PO (53) bersama anaknya, GE dari Sukabumi ke Wonosobo bertemu Mbah Slamet pada Juli 2022.
Mbah Slamet kemudian mengajak korban ke rumahnya di Banjarnegara, sementara anak korban menunggu di luar.
Lalu, korban kembali menemui Mbah Slamet sendirian pada 20 Maret. Namun, korban mengirim pesan kepada anaknya untuk mencarinya bersama aparat, jika ia sudah tidak dapat dihubungi.
Hingga pada akhirnya telepon seluler korban sudah tidak aktif lagi pada 24 Maret. GE langsung melaporkan kehilangan korban ke Polres Banjarnegara pada 27 maret. Dari hasil pencarian, korban ditemukan sudah dikubur di jalan setapak menuju hutan.
Polisi kemudian menangkap Mbah Slamet dan kembali melakukan penggalian di kebun pelaku. Alhasil, polisi menemukan ada sembilan mayat yang dikubur di dalam tujuh lubang pada 3 april
Polisi juga menemukan dua jenazah korban yang diduga pasangan suami istri.